Tutorial Search Engine Indonesia


Promosi website menjadi begitu penting, karena pada umumnya tujuan utama sebuah website dibangun adalah untuk mendatangkan pengunjung yang akan melihat informasi yang disediakan oleh web bersangkutan. Namun permasalahannya, mendatangkan pengunjung yang tepat ke website Anda tidaklah mudah. Bahkan proses ini bisa menjadi lebih sulit daripada proses membuat website itu sendiri. Jika Anda saat ini telah berhasil membangun sebuah website, itu hanya merupakan langkah awal dari proses web development. Karena salah satu indikator utama sukses atau tidaknya sebuah website adalah seberapa besar ia bisa mendatangkan pengunjung yang tepat untuk melihat informasi yang Anda sediakan. Yang saya tegaskan disini adalah mendatangkan pengunjung yang tepat, bukan pengunjung yang banyak. Tepat dalam arti benar-benar membutuhkan informasi yang ada di website Anda.

Banyak orang yang merasa kecewa karena telah menghabiskan banyak biaya untuk membuat sebuah website, tetapi tidak mendatangkan hasil seperti yang diharapkan. Penjualan produk dan jasa perusahaan tidak bisa meningkat seperti yang diharapkan. Semua ini bisa terjadi karena mereka kurang memperhatikan sisi promosi website, yang sebenarnya merupakan ujung tombak dari proses pengembangan web. Dalam hal ini banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mempromosikan website. Namun situs ini khusus memfokuskan pembahasan pada pemanfaatan search engine.

Hot Issue
Memulai SEO yang Aman untuk Jangka Panjang – 06 Agustus 2007
Google FAQ – Isu dan Fakta – 26 Nopember 2005
Bagaimana Memulai Proses SEO ? – 19 Juni 2005
Tips Memanfaatkan Google Advanced Search – 14 September 2004
Kapan Saat yang Tepat Menerapkan SEO ? – 22 Juli 2004
Efek Pergantian Nama Domain – 11 April 2004
Google Dance, Fenomena di Akhir Tahun – 08 Desember 2003

Berita lainnya…

F A Q – Promosi Website

Apa tujuan melakukan promosi website secara online ?
Pada prinsipnya, tujuan promosi website sangat terkait dengan tujuan dibangunnya website yang bersangkutan. Namun pada umumnya bertujuan untuk mendatangkan pengunjung potensial sebanyak-banyaknya, dengan harapan semakin banyak orang yang dapat melihat informasi yang disediakan pada web tersebut. Dari segi bisnis akan lebih banyak orang yang mengenal produk/jasa yang ditawarkan, atau minimal mengenal company profile Anda.

Apa keuntungan promosi melalui search engine ?
Lebih dari 80% pemakai internet mengandalkan search engine sebagai alat pencari informasi (berdasarkan research dari Georgia Tech’s GVU Center). Jumlah ini akan terus bertambah mengingat search engine merupakan cara yang termudah dan tercepat dalam mencari informasi. Dengan terdaftarnya website Anda di search engine berarti akan memudahkan orang lain mencari informasi produk/jasa yang Anda tawarkan. Yang lebih penting lagi, informasi Anda akan jatuh pada orang yang tepat, karena pencarian pada search engine disesuaikan pada keyword/kata kunci serta sistem pengelompokan direktori yang sangat terstruktur.

Apakah dengan terdaftar di search engine sudah bisa menjamin traffic pengunjung yang tinggi ?
Belum tentu, terdaftar saja tidaklah cukup. Website Anda harus dioptimalkan agar mendapat posisi/rangking yang baik untuk kata kunci yang relevan dengan informasi yang Anda sediakan. Tidak usah berharap banyak jika website Anda hanya mampu terdaftar di halaman ke 6 atau dibawahnya pada search result, karena tidak mungkin mendapatkan traffic yang berarti. Untuk itu Anda harus berjuang memperebutkan posisi di 2 atau 3 halaman pertama bersaing dengan ribuan bahkan jutaan website lainnya.

Apa yang harus saya lakukan, agar website saya bisa mendapat posisi yang baik ?
Ada banyak metode optimalisasi yang harus Anda perhatikan, dan situs ini akan menyajikan informasi tersebut untuk Anda. Silahkan disimak dengan baik.
Silahkan kunjungi URL berikut untuk mengetahui apa pendapat Google tentang Search Engine Optimizers.

Search Engine vs Direktori

Sebelum melangkah lebih lanjut ada baiknya kalau Anda mengetahui apa itu search engine, bagaimana mereka bekerja, dan apa perbedaan antara search engine dan Direktori.

Search engine merupakan sebuah situs yang memiliki database besar yang dirancang untuk meng-index alamat-alamat internet. Informasi yang dapat dibaca bisa berupa teks, gambar, suara, atau video. Untuk melaksanakan tugasnya ini, search engine memiliki program khusus yang biasanya disebut spider, bot, atau crawler. Pada saat Anda mendaftarkan sebuah alamat web (URL), spider dari search engine akan menerima dan menganalisa URL tersebut. Dengan proses dan prosedur tertentu, spider ini akan memutuskan apakah web yang anda daftarkan layak diterima atau tidak. Jika layak, spider akan menambahkan alamat URL dan membaca semua isi atau content yang ada. Rangking sebuah web ditetapkan dengan metode tertentu sesuai dengan standar masing-masing search engine. Jadi pada umumnya semua search engine memiliki program yang disebut Spider. Dan program inilah yang sebenarnya menentukan apakah web site Anda bisa diterima atau tidak. Contoh beberapa search engine terkenal adalah : Google, Yahoo, Altavista, All The Web, dan MSN Search. Saat ini Altavista dan AllTheWeb telah dibeli oleh Yahoo, sehingga mereka bisa dikatakan satu group dan menggunakan database yang sama. Maka dari itu hanya ada 3 pemain besar yang perlu Anda beri perhatian khusus, yaitu Google, MSN Search, dan Yahoo.

Berbeda dengan Direktori yang meng-index halaman web secara manual. Manual yang dimaksud adalah mereka menggunakan orang biasa untuk menganalisa setiap halaman web yang masuk. Tidak menggunakan spider atau crawler seperti halnya search engine. Keunggulan Direktori dibanding search engine adalah mampu memberikan listing website yang lebih berkualitas. Tetapi karena semua proses dilakukan secara manual menggunakan editor manusia, jumlah database yang dimiliki biasanya jauh lebih kecil dibandingkan dengan search engine. Posisi dari sebuah direktori saat ini disamping menyediakan listing yang dapat dilihat per kategori adalah untuk menunjang relevansi hasil pencarian dari search engine. Maka dari itu rangking sebuah web di search engine juga dipengaruhi oleh listing website tersebut pada beberapa direktori utama. Contoh beberapa direktori besar yang sangat berpengaruh saat ini adalah Yahoo Directory, Open Directory, dan Looksmart.

Ok, sekarang Anda sudah mengenal sekilas perbedaan antara search engine dan direktori. Tutorial bagian selanjutnya akan menjelaskan bagaimana mengoptimalkan halaman web Anda (dari segi HTML), sebelum didaftarkan ke search engine. Akan sangat baik kalau Anda sebelumnya sudah mengerti atau pernah belajar bahasa HTML, karena yang akan dibahas pada tutorial ini banyak berhubungan dengan teknis penulisan HTML. Bagi Anda yang sama sekali belum pernah mempelajari HTML, saya sarankan untuk membaca tutorialnya terlebih dahulu. Tidak perlu secara detail, cukup dasar-dasarnya saja. Setidaknya Anda harus mengerti struktur dari sebuah dokumen HTML, dan dapat mengerti kode-kode HTML dari website Anda sendiri. Tutorial HTML yang lumayan lengkap dapat Anda temukan di HTMLCodeTutorial.com atau di Davesite.com. Untuk tutorial berbahasa Indonesia dapat Anda temukan di situs IlmuKomputer.com.

Search Engine Rangking

Memiliki halaman web yang enak dipandang mata, belum tentu memberikan hasil yang baik pada search engine. Bagian pertama dari tutorial ini menjelaskan bagaimana cara mengoptimalkan halaman web dengan tag-tag HTML khusus, dan hal-hal apa saja yang mempengaruhi rangking pada Search Engine.

Setiap search engine memiliki cara dan algoritma masing-masing untuk menentukan rangking sebuah website. Tetapi beberapa poin dibawah ini sudah umum dipakai tolak ukur oleh sebagian besar search engine, dan pastikan kalau web site Anda memakainya.

  1. Keyword pada domain name, jika Anda memiliki website yang berisi koleksi lagu-lagu mp3 misalnya, akan sangat baik kalau Anda menggunakan domain http://www.mp3.com. Ini adalah cara kuno, tetapi sampai saat ini masih tetap dipakai oleh search engine.
  2. Keyword pada nama file, misalnya Anda memiliki halaman web yang berisi informasi mengenai hotel di bali, sebaiknya disimpan dengan nama bali-hotels.html, ini juga akan mempengaruhi rangking.
  3. Keyword pada page title, tag <title> pada halaman HTML sangat penting untuk dioptimalkan. Usahakan agar title yang digunakan mengandung keyword yang relevan dengan isi halaman web.
  4. Keyword pada headline, bagi Anda yang sudah menguasai HTML tentu mengenal tag <H1>,<H2>, dst. Tag headline sangat baik dipakai untuk judul sebuah paragraf, misalnya : <H1>Hotels in Bali</H1>. Headline sangat diperhitungkan oleh Search Engine.
  5. Gunakan keyword yang relevan pada meta tag, janganlah menggunakan keyword yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan isi halaman web Anda. Hal ini bisa dideteksi oleh search engine dan akan dianggap spamming.
  6. Keyword pada page content, keyword yang diharapkan harus terdapat pada isi halaman web. Gunakan juga frase atau kata-kata lain yang berhubungan dengan keyword utama.
  7. Meta tags, adalah tag-tag HTML khusus yang digunakan untuk menggambarkan keseluruhan dari isi web Anda. Meta tag akan kita bahas secara khusus di bagian berikutnya.
  8. Link Popularity, adalah jumlah halaman web lain yang memasang link ke web site Anda. Beberapa search engine utama sangat memperhatikan hal ini. Semakin besar link popularity suatu web site, rangkingnya akan semakin tinggi.

Itulah beberapa poin umum yang nantinya akan dibahas lebih mendalam. Jika web site Anda sudah dioptimalkan sesuai dengan 8 poin tersebut, dijamin akan mendapat rangking yang baik pada search engine.

Penggunaan Meta Tag

Ada banyak meta tag sesuai dengan standar HTML 4.0 dari World Wide Web Consortion, tapi sebenarnya yang betul-betul dipakai oleh search engine hanya 3, description, keyword, dan robots. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang meta tags, klik disini.

Meta Tag Description

Meta tag description digunakan untuk memberikan gambaran umum mengenai isi dari halaman web Anda. Ukurannya disarankan tidak lebih dari 200 karakter. Dan usahakan agar description ini bisa menjadi kalimat-kalimat yang letaknya di awal halaman web page yang bersangkutan. Contoh penulisan meta tag description adalah sebagai berikut :

<meta name=”descriptioncontent=”Promosi-web.com is a search engine tutorial that explain how to get top rangking in all major search engine and get high traffic for your web site. Available in Bahasa Indonesia.”>

Beberapa search engine seperti Nothern Light dan Google tidak memakai meta tags sebagai deskripsi hasil pencariannya. Yang mereka gunakan adalah kalimat-kalimat awal yang ada pada halaman tersebut. Itulah sebabnya kenapa saya sarankan agar Anda menggunakan isi dari meta tag description sebagai kalimat pembuka. Dan jika bagian paling awal dari web Anda berupa sebuah menu, maka deskripsi yang ditampilkan pada hasil pencarian Northern Light adalah seperti ini :

Home | Products and Service | Contact Us | About Us …welcome to our online store, the best place on the web to…

Meta Tag Keyword

Meta tag keyword sangat penting keberadaannya, karena menentukan kata kunci apa yang bisa menemukan halaman web tersebut pada search engine. Sintak dasar dari meta tag keyword adalah sebagai berikut :

<meta name=”keywords” content=”keyword1 keyword2 keyword3 …”>

atau ada juga yang menulis dengan pemisah tanda koma :

<meta name=”keywords” content=”keyword1, keyword2, keyword3, …>

Keduanya berfungsi sama dan tidak ada pengaruhnya pada search engine. Tujuan pemakaian tanda koma agar keyword-keyword tersebut lebih mudah dibaca. Yang perlu diperhatikan disini adalah jangan mengulang sebuah kata lebih dari 3 kali, karena akan dianggap spamming. Contoh pemakaian meta tag keyword yang salah adalah :

<meta name=”keywords” content=”bali, bali hotels, travel in bali, bali island, bali weather>

Disini terlihat sekali bahwa kata “bali”, diulang lebih dari 3 kali. Contoh berikut ini tidak akan dianggap spamming oleh search engine :

<meta name=”keywords” content=”bali hotels travel bali island bali weather”>

Yang tak kalah pentingnya mengenai keyword adalah jangan membuat keyword yang tidak ada hubungannya dengan isi halaman web Anda. Hal ini juga akan dianggap spamming. Misalkan web Anda memuat informasi mengenai pariwisata di Bali, jangan sekali-kali menambahkan “MP3” atau “Britney Spears” sebagai keyword hanya karena keyword-keyword ini merupakan keyword favorit di internet dan banyak dicari orang.

Meta Tag Robots

Tujuan utama penggunaan meta tag robots adalah untuk menentukan halaman web yang mana bisa di-index oleh spider dan halaman web mana yang tidak. Tag ini sangat berguna sekali terutama jika seuatu website memakai frame untuk navigasinya. Tentunya kita tidak ingin menampilkan menu-menu dalam frame untuk dibaca oleh search engine. Format dasar dari meta tag robots adalah sebagai berikut :

<meta name=”robots” content=”index | noindex | follow | nofollow”>

Sebagai contoh, jika Anda ingin agar spider membaca main page, dan menelusuri semua link yang ada maka tambahkan perintah berikut ini :

<meta name=”robots” content=”index follow”>

Dengan perintah ini spider akan meng-index main page Anda dan menjadwalkan untuk mengindex halaman-halaman lain yang bisa dicari melalui hyperlink (<a href=””>).
Perintah berikut ini akan menginstruksikan agar spider tidak meng-index maupun menelusuri link yang ada pada suatu halaman web.

<meta name=”robots” content=”noindex nofollow”>

Ok, setelah mengetahui tentang meta tag, bagian selanjutnya akan membahas mengenai penyusunan content/isi halaman web yang search engine friendly.

Pengoptimalan website content

Content adalah raja. Itulah kunci sukses untuk mendapatkan rangking yang tinggi pada search engine. Bagian ini akan menjelaskan bagaimana merancang isi halaman web yang search engine friendly. Namun tetap harus dijaga, agar visitor Anda betah membacanya.

Satu hal yang perlu diingat adalah website yang Anda miliki dirancang untuk visitor, bukan untuk search engine. Janganlah terlalu berlebihan hanya karena ingin mendapat rangking yang tinggi, tapi justru membuat isi halaman web tidak enak untuk dibaca. Jika hal ini tidak Anda perhatikan, maka visitor hanya akan datang sekali saja dan mereka akan enggan untuk berkunjung lagi. Langkah pertama, susunlah isi web Anda secara biasa. Buat kalimat-kalimat yang menarik dan enak untuk dibaca. Tetapi usahakan agar keyword-keyword pada meta tag, terpakai pada kalimat-kalimat di awal paragraf. Jagalah agar topiknya tidak terlalu meluas dan tetap spesifik. Sebuah halaman web yang baik hanya berisi dua sampai tiga fokus bahasan. Kalau dalam pelajaran Bahasa Indonesia, ini disebut pokok pikiran yang menjiwai sebuah karangan🙂 Ok, langkah selanjutnya optimalkan halaman web Anda dengan tips-tips berikut ini.

  1. Perhatikan penggunaan gambar. Hindari penggunaan gambar/image yang terlalu berat pada web Anda. Usahakan agar ukuran halaman web + gambar tetap dibawah 64 kb. Gunakan software-software seperti Adobe Photoshop (menu file – save for web) untuk mengoptimalkan gambar. Penggunaan Flash dan Java yang berlebihan sebaiknya dihindari.
  2. Hindari pemakaian frame. Frame memang baik dipakai sebagai navigasi, tetapi bisa membingungkan search engine. Halaman utama frameset biasanya tidak berisi content apa-apa. Kalaupun Anda terpaksa menggunakan frame, ingatlah mencantumkan tag <noframe></noframe> dan tuliskan rangkuman dari isi halaman web Anda pada tag tersebut agar search engine yang tidak mendukung frame masih bisa membacanya.
  3. Rancanglah agar web Anda bisa dibaca oleh semua browser. Halaman web yang tampak cantik di Internet Explorer kadang-kadang hanya tampak blank pada Netscape Navigator. Hati-hatilah dengan hal ini karena bisa menurunkan rangking pada search engine. Bukankah kecantikan itu juga relatif bagi setiap orang🙂
  4. Gunakan keyword utama pada title halaman web. Isi dari tag <title></title> sangat berpengaruh pada rangking search engine. Rancanglah sebuah title yang menarik untuk dibaca dan jaga agar ukurannya tidak melebihi 70 karakter.
  5. Usahakan agar halaman web Anda memakai page headline (H1-6), dan gunakan keyword utama sebagai <H1>healine</H1>. Hindari pemakaian font yang terlalu kecil <font size=”1″> dan susah dibaca.
  6. Jika Anda memasang image ingatlah agar selalu melengkapinya dengan atribut alt. Beberapa search engine menggunakan alt tag sebagai pedoman relevansi hasil pencarian. <IMG SRC=”gambar.jpg” ALT=”tambahkan beberapa keyword utama disini”>.
  7. Meskipun tidak banyak, beberapa search engine juga membaca comment tag. Isilah comment tag Anda dengan beberapa keyword yang relevan.

Beberapa search engine utama seperti Altavista dan Google memberikan poin lebih banyak untuk paragraf-paragraf yang letaknya di awal. Jadi seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, usahakan memakai keyword-keyword andalan Anda di awal halaman.

(Dikutip dari berbagai sumber)

About ariwahono
karyawan ICCRI (Indonesian Coffe & Cocoa Research Institute) dulu sich pernah kul di perkebunan jember

One Response to Tutorial Search Engine Indonesia

  1. hrdgtv says:

    info yang menarik banget…ayo buruan promosi promosi…hehehe

    http://lowongankerjadiglobaltv.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: