Rebutan Baju 63 orang tewas


LUCKNOW – Darah mengalir di sebuah kuil di India. Sedikitnya 63 orang tewas mengenaskan. Mereka terinjak-injak saat ribuan orang berebut baju dan alat-alat rumah tangga gratis dalam sebuah festival keagamaan. Seorang pejabat senior pemerintah lokal Asho Kumar menyatakan, 44 orang lainnya mengalami luka-luka.

Saat insiden itu terjadi, sekitar 8.000 orang memadati Kuil Ram Janki untuk merayakan sebuah acara keagamaan. Kuil itu milik tokoh pemimpin religius setempat, Kripalu Maharaj. Dia memperingati setahun kematian istrinya. Nah, ribuan petani dan penduduk desa itu berkumpul sejak siang di kuil untuk mendapatkan barang-barang gratis.

Energi massa yang berdesakan tersebut sangat kuat hingga merobohkan pagar halaman kuil di Kota Kundi, 180 kilometer tenggara Lucknow, ibu kota Negara Bagian Uttar Pradesh, itu.

Tak pelak, ribuan orang tersebut panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri. Selain tertimpa pagar besi raksasa, korban berjatuhan karena terinjak-injak pengunjung lain. Ambulans dan tim medis segera menuju lokasi untuk menyelamatkan para korban.

Brij Lal dari kepolisian setempat mengatakan, pada sore hari aparat telah mengamankan halaman kuil dan mulai mengidentifikasi jenazah. ”Jumlah korban mungkin masih bisa bertambah. Sebab, sejumlah orang yang terluka kritis,” jelasnya seperti dikutip Associated Press.

Polisi terus mencari korban yang mungkin masih terjebak di dalam reruntuhan tembok. Sementara itu, ratusan orang bergerombol di luar rumah sakit setempat untuk menunggu kabar nasib anggota keluarga mereka.

Sebagian korban tewas dalam tragedi memilukan itu adalah anak-anak. Di antaranya, Runjana, 7. Menurut Gudal, orang tuanya, putri mungilnya itu datang ke kuil karena penasaran melihat orang menyerbu kuil. ”Dia hanya melihat-lihat untuk mencari tahu apa yang terjadi di sana,” ujar Gudal, 38.

Kericuhan di dalam kuil memang kerap terjadi di India. Ribuan orang selalu memadati festival keagamaan. Kerumunan di lokasi yang relatif kecil itu sulit terkontrol oleh aparat keamanan.

Pada Oktober 2008, lebih dari 200 orang tewas juga dalam momen serupa di sebuah kuil Hindu di daerah pedalaman di kaki bukit Gunung Himalaya. Insiden tersebut terjadi saat 12 ribu orang merayakan festival Hindu di Kota Jodhpur, Negara Bagian Rajashtan. Saat itu dilaporkan, setidaknya 60 orang juga mengalami luka-luka. (Jawapos 6 Maret 2010)

About ariwahono
karyawan ICCRI (Indonesian Coffe & Cocoa Research Institute) dulu sich pernah kul di perkebunan jember

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: