Mendapat Dollar Dari Internet 2015


Hallo sob, ini artikel tentang cara mendapat uang dari internet tanpa modal alias gratis kalo kita daftar free mamber, tp lok mo lebih lagi musti upgrade member ke premium. musti kita hanya sebatas free member tapi lumayan tiap hari kita bisa mengumpulkan $ 100-1000 lumayan, langsung saja daftar di alamat http://aglocoptr.com/pages/index.php?refid=wahono221283 dan ikuti langkah-langkahnya.

sebagai gambaran acount saya yang baru kurang lebih 1 minggu sudah mendapat balance sebesar $ 3500. apa saja yang harus kita kerjakan? kita hanya perlu membuka internet setiap hari (disarankan) agar lebih cepat mengumpulkan uang sebanyak $ 25000, syarat cash out (bisa dicairkan). setiap kita klik iklan 1 x akan mendapat $ 50 dan jika kita membaca email akan dapat $ 100. setiap hari akan ada 5-10 iklan yang bisa kita klik, dan ada 5 email yang perlu kita baca.jika setiap hari kita bisa mengumpulkan $ 1000 maka dalam waktu 1 bulan kita akan mengumpulkan $ 25000 dan bisa dicairkan (perhitungan matematis) semoga cepat jadi kenyataan. bisa dibayangkan jika $ 1 = Rp. 10000, maka kita akan mendapat Rp.250.000.000 dalam waktu 1 bulan. seperti yang saya utarakan didepan artikel ini jika kita ingin lebih cepat mencapai cash out harus upgrade sebagai advance member.

berikut scren out acount saya atas nama ari wahono pada tanggal 5 Januari 2015.

Total Cash Out

Rincian Cash Out

oiya ada bonus saat pertama kita registrasi sebesar $ 500, buruan daftar di http://aglocoptr.com/pages/index.php?refid=wahono221283

semoga bermanfaat ya, tolong di share…..trimakasih

Update Februari 2015 (situs SCAM)

Advertisements

2014 in review


Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Satu kereta gantung di San Francisco mengangkut 60 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 1.900 kali di 2014. Jika itu adalah kereta gantung, dibutuhkan sekitar 32 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

Ikutan Share Berita Dapat Duwit dan Point


Hallo sobat….., lama nih ga update post, ada info menarik dari 8share yang merupakan situs penyering informasi dan membagikan komisi bagi anggotanya yang punya akun dengan cara ikut sharing informasi yg disediakan di 8share berupa uang rupiah dan point. akun saya atas nama ariwahono di 8share sudah cukup lumayan mendapatkan komisi, belum banyak sih tapi saya bergabung juga blm lama kurang lebih 1/2 bulan yang lalu. bagi yang ingin berpartisipasi gabung saja di link Daftar dan ikuti petunjuknya. selanjutnya setelah dapat konfirmasi vervikasi via email, langsung login sja dengan acount yg telah dibuat tsb dan share beritanya di blog, google+, Fb, twiter dan media sosial apapun yg sobat miliki, makin banyak share makin banyak pula peluang dapat komisi.

ini adalah screnshot acount saya di 8share Daftar

8share

Semoga artikel ini bermanfaat, tolong di share ya terimakasih

Farah Quin memang jago http://ariwahono.sharethisstory.net/id-437148-1638


http://ariwahono.sharethisstory.net/id-437148-1638

1012492_10151839345258292_850293857_n

Mempercepat Koneksi Internet Via Command Promt


koneksi internet yang lambat sering kali membuat kita frustasi (tidak sedikit terjadi kasus bunuh diri) hahaha……bercanda. ok tidak banyak prologh langsung saja masuk ke acara inti.

berikut langkah2 mempercepat internet anda dgn cara yg sangat sederhana :

1. buka command promt : start, run (ketikan CMD) kemudian enter. akan keluar skin sperti gmbr di bawah.

s1

2. ketikan >ipconfig /all , akan keluar skin seperti gbr d bwah

s2

terlihat koneksi yang anda gunakan, disana ada bermacam2, Descrepsion,IP adress anda, dan lain2 yg paling penting lihat DNS servernya dan catat (saya menggunakan telkomflash unlimited DNS server yg saya dpt 114.127.243.113). setiap saat bisa berubah sesuai hasil ‘ipconfig /all’ yg anda ketikan.

3. ketikan >ping 114.127.243.113 untuk mengetes koneksi pada server, akan terlihat skin sprt berikut

s3

4. koneksi anda telah terhubung dengan server selanjutnya ketikan >ping –l 500 114.127.243.113 –t (alamat DNS server) kemudian enter, akan keluar skin spt berikut;

s4

5. biarkan proses di atas terus berjalan, sambil menunggu buat kopi & jgn lp setengah bungkus rokok untuk online sampe pagi dgn koneksi yg lancar. selamat d praktekan, jgn lp comentnya ya

(proses ini semata2 hanya utk belajar tdk ada mksd laen, mohon jgn d salah gunakan tp lok dh terlanjur nyaman ya satu kata sj “LANJUTKAN”)

Apa Penyebab Laptop Mati Total?


sudah beberapa hari ini, hatiku gelisah tidak karuan……penyebabnya adalah laptopku ACER aspire 4720z mati total. satu-satunya sarana produksi dan penopang kreativitasku sudah harus di opname entah untuk waktu berapa lama. sayang sampai saat ini belum diketahui penyebabnya apa?. trus berdasarkan beberapa info yg ak dapet dari mbah google ternyata ada beberapa faktor penyebab laptop mati total. diantaranya adalah pemaksaan kinerja yg berlebihan melampaui kemampkuan maksimalnya sehingga mesin panas trus mati. bisa juga disebabkan karena salah memperlakukan laptop tersebut pada hardwarenya, seperti kesalahan yg saya lakukan. pada saat saya lupa membawa cargre d kos2an, saya terpaksa pinjam cargre dari teman yg notabenya adalah punya AXIO. saya semat senang karena bisa hidup laptopnya alias cocok dengan punya saya. tidak lama kemudian kira2 sekitar 30 menit laptop mati dan tidak bisa di hidupin lagi. saya mulai panik dan berharap masih bisa klo menggunakan cargre aslinya (orisinil). setelah sampai d rumah saya coba dgn cargre aslinya ttp tidak bisa menyala, tidak ada tanda2 kehidupan. indikator cargre hanhya kelap-kelip. APA PENYEBABNYA? setelah saya telusur lebih jauh ternyata cargre AXIO yg saya pakai adalah punya netbook bkn pnya laptop (voltase lebih kcil) ini kemungkinan yg menyebabkan laptop kekurangan suply listrik dan menyebabkan mati. masalah masih belum ditemukan dgn jelas, hardware apa yg rusak? apa mungkin pada power suplynya, atau mndtherbordnya?. ah…..katanya temen sih lok laptop model lama ada regulator arus (sekring) sehingga pada saat arus listrik bermasalah bisa putus pada regulator tersebut, apa iya? setelah saya cari info lok rusak mondtherbordnya biaya servisnya mahal sekitar 70% dr harga beli (kira2 2 juta) wuuuh mahal banget. tapi saya berharap ini masalah pada regulator arus or powes suply saja sehingga kira2 tidak bth biaya mahal utk menggantinya. tapi waktu saya hidupkan dgn batry tanpa cargre jg g hidup. minta info dunk dari temen2 yg punya skema rangkaian laptop ACER ASPIRE 7420Z, apa benar ada regulator arusnya, biar saya bisa identifikasi kerusakanya, sementara ini daari toko2 di jember tdk ada yg berani menanganinya, harus d opname ke ACER CENTER d surabaya. semoga ada pencerahan dari sobat2 blooger

Fatwa Rokok Haram


Amien Rais Tidak Setuju Fatwa Rokok Haram yang di Keluarkan PP Muhammadiyah

BANJARNEGARA – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Amien Rais mengaku terkejut atas fatwa haram merokok yang dikeluarkan PP Muhammadiyah beberapa waktu lalu.

Meski mengaku bukan ahli agama, dia menyatakan tidak ada penjelasan dalam Alquran dan hadis yang merupakan landasan hukum bagi umat Islam soal hukum haram terhadap rokok.

”Soal fatwa haram rokok yang dikeluarkan PP Muhammadiyah, jujur saya kaget. Kalau makruh, oke lah. Saya tidak sepakat kalau haram,” tegas Amien setelah mengisi pengajian menyongsong seabad Muhammadiyah di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara, kemarin (13/3).

Menurut dia, soal hukum, hendaknya umat merujuk pada dasarnya, yakni Alquran dan hadis, sehingga tidak sampai menghalalkan yang haram dalam menetapkan hukum. Begitu juga sebaliknya. Bahkan, dia mencontohkan hukum merokok di beberapa negara yang sudah menggunakan hukum Islam sekalipun.

”Dalam pandangan Alquran, tidak ada ayat-ayat yang mengharamkan orang merokok. Hanya, mungkin hukum ini hasil analisis manfaat dan mudarat oleh beberapa ulama karena keyakinannya bahwa merokok itu mungkin membawa penyakit, sehingga diharamkan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram rokok melalui surat fatwa haram Nomor 6/SM/MTT/III/2010 pada Senin malam (8/3). Fatwa haram merokok dari PP Muhammadiyah tersebut merupakan revisi fatwa sebelumnya yang menyatakan rokok itu mubah.

Di tengah kontroversi fatwa rokok haram, beredar informasi dari situs http://www.tobaccocontrolgrants.org yang menyebutkan bahwa Muhammadiyah merupakan salah satu di antara 14 penerima dana untuk program gerakan antirokok di Indonesia senilai USD 393.234 atau Rp 3,6 miliar. Dana yang dikucurkan dari donatur AS yang tergabung dalam Filantropis New York Bloomberg Initiative (BI) itu punya rentang program mulai November 2009 hingga Oktober 2011. Menurut uraian singkat dalam situs tersebut, program itu untuk mendanai konsensus atau ijmak tentang larangan merokok dalam bentuk fatwa.

Dalam situs itu disebutkan, selain Muhammadiyah, Lembaga Demografi FE UI (LDFEUI) dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) juga menerima aliran dana tersebut. LDFEUI menerima dua kali, masing-masing USD 280.755 dan USD 40.654, sedangkan YLKI (menerima) USD 454.480. Komnas Perlindungan Anak (KPA) juga mendapatkan bantuan USD 210.974  sampai Mei 2010 mendatang. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor pun mendapatkan dana bantuan USD 228.224 sampai Februari 2011.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menegaskan, organisasinya tidak pernah menerima dana sedikit pun dari lembaga asing maupun dalam negeri dalam mengeluarkan fatwa haram rokok. ”Wah, saya tidak tahu ada isu itu. Saya tahunya dari Mas nih. Kalau memang Muhammadiyah menerima uang, pasti saya selaku ketua harus mengetahui hal tersebut,” kata Din kepada Indopos (Jawa Pos Group), Jumat (12/3).

Menurut Din, fatwa rokok yang dikeluarkan Muhammadiyah adalah hasil kesimpulan  anggota Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah. “Rokok memang menjadi permasalahan yang panjang bagi umat Islam. Kalau dulu, kami memang menyatakan bahwa rokok itu mubah atau lebih banyak kerugiannya. Nah, jika sekarang teman-teman di majelis tarjih mengeluarkan fatwa haram, tentu perubahan itu ada alasannya,” paparnya.

Meski demikian, Din menyatakan bahwa fatwa haram tersebut bukanlah putusan resmi Muhammadiyah. “Di Muhammadiyah itu ada yang namanya majelis tarjih, yakni yang membahas masalah keagamaan. Di dalam majelis tersebut, ada tiga produk yang dihasilkan, yakni wacana, fatwa, dan putusan. Jadi, kalau masih bersifat fatwa, berarti (itu) bukan putusan resmi organisasi,” jelasnya.

Untuk menjadikan sebuah putusan organisasi, lanjutnya, berbagai fatwa yang ada tersebut akan dibawa majelis tarjih untuk dibahas di dalam Munas Muhammadiyah, yakni pada April mendatang. “Kalau memang fatwa rokok ini menjadi hal yang sangat penting untuk dibahas menjadi putusan organisasi, maka (fatwa itu) harus dibawa dan dibahas di munas nanti,” terangnya. (Jawa Pos 14 Maret 2010)

Rokok

Cigarette

Dalam hal jumlah perokok, Indonesia kini menduduki peringkat ke 3 dunia yang terbanyak, setelah China dan India. Beberapa tahun yang lalu sebuah survei menyatakan jumlah perokok kita 65 juta, tetapi kini mungkin sudah mencapai angka 100 juta. Itu yang perokok aktif. Sedang yang pasif, orang disekitar perokok yang bukan perokok, tetapi terpaksa “ikut merokok” karena menghisap asapnya? Tentu jauh lebih besar lagi, karena di negeri kita ini peringatan larangan merokok di area tertentu, hanya sebatas tulisan yang ditempel dimana-mana, dan yang jelas menjadi rejeki untuk para pembuat stiker atau papan reklame ! Perilaku mematuhi larangan umum, atau etika umum, belum atau tidak menjadi kebudayaan kebanyakan dari kita. Orang baru mau mematuhi larangan umum tadi, kalau ada tindakan represif terhadap pelanggar aturan itu. Lihat saja aturan “dilarang membuang sampah sembarangan”, rambu-rambu lalu lintas yang seenaknya dilanggar karena: “tidak ada polisi, kok”.

Contoh paling aktual adalah Peraturan daerah DKI Jakarta tentang larangan merokok ditempat-tempat tertentu, apakah membuat orang Jakarta yang benar-benar perokok patuh pada aturan itu? Silahkan melihat disekitar anda.

Itulah, mengapa negeri kita ini dapat dikatakan, menjadi “sorga” bagi penghisap “racun nikotin”, tapi “neraka” bagi yang tidak suka merokok !

Bagi produsen rokok, baik yang tingkat multi nasional, raksasa nasional, maupun gurem nasional, Indonesia adalah “the last heaven / sorga terakhir”. Betapa tidak. Ketika Negara lain membatasi produk-produk tembakau dengan berbagai aturan, sehingga secara drastis menurunkan profit para produsen rokok dan terpaksa menggulung tikar pabriknya, Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya untuk masuknya investasi dibidang racun ini, demi pertumbuhan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja….

Amerika Serikat sudah menerapkan berbagai aturan ketat pembatasan produk tembakau dengan pembatasan impor, pembatasan kandungan tar/nikotin sampai batas minimal, dan terakhir Presiden Obama menanda tangani Undang -Undang: Family Smoking Protection and Tobacco Control Act, yang membuat AS dapat menghemat anggaran untuk mengatasi penyakit akibat tembakau yang setahun mencapai 100 milyard USD, dan mencegah bertambahnya 1000 remaja penjadi pecandu nikotin tiap harinya.

Apa yang terjadi di Indonesia dengan produk hokum pembatasan rokokya?

Justru hampir terjadi skandal nasional dibidang pembuatan Undang-Undang, ketika naskah Undang-Undang Kesehatan yang telah disahkan sidang Paripurna DPR, dan tinggal ditandatangani Presiden untuk kemudian diumumkan di Lembaran Negara, ada 1 ayat yang sangat vital yang menyebutkan :” tembakau adalah termasuk bahan yang aditif ( membuat ketergantungan ) hilang dari naskah. Dan kejadian ini ditanggapi oleh Sekretaris Jendral DPR dengan enteng : “itu hanya soal tehnis…” Tidak tertutup kemungkinan, bahwa dalam kasus ini terlibat uang dalam jumlah besar untuk membuat “kesalahan tehnis” itu. Yang berkepentingan dengan perluasan pemasaran produk tembakau tentu punya uang banyak, dan bukankah sudah terbukti di sidang Pengadilan Korupsi, bahwa penggelontoran uang illegal untuk membuat Undang-Undang sesuai yang dikehendaki pemesan itu memang benar adanya?

Strategi expansi produsen rokok untuk meluaskan pemasaran “racun”-nya, akhir-akhir ini sangat mengkhawatirkan dengan iklan-iklan mereka di berbagai media publik, baik media cetak, elektronik maupun sponsorship yang melibatkan anak-anak dan remaja, seperti olahraga dan acara-acara musik/kesenian. Iklan-iklan megah, yang menggambarkan merokok itu identik dengan “kejantanan”, “pemberani” “modern” dan sebagainya, menggelitik kaum muda, remaja, bahkan anak-anak untuk “mencoba” dan kemudian……. “kecanduan”.

Produsen rokok dengan iklan yang mentargetkan remaja dan bahkan anak-anak, adalah menyiapkan “regenerasi” perokok, bilamana yang tua-tua telah berangkat ke alam baka, sudah siap penerusnya, yang lebih banyak.

Perokok remaja adalah satu-satunya sumber perokok pengganti. Jika para remaja tidak merokok, industri rokok akan bangkrut, karena berarti tidak ada generasi penerus.


T
ujuan itu sudah kelihatan hasilnya, sebagaimana banyak data dan fakta yang dipaparkan berbagai survey, yang menyimpulkan usia perokok muda semakin banyak.

Badan Pusat Statistik menyebutkan, pada tahun 2004 populasi perokok pada usia anak-anak cukup tinggi, yakni perokok aktif pada usia 13-15 tahun sebanyak 26,8 persen dan pada usia 5-9 tahun sebanyak 2,8 persen. Berapa tahun 2009?

Dari hasil survei yang pernah dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak, ternyata 99,7 persen anak-anak terpapar iklan rokok di televisi, 87 persen dari iklan rokok yang terpajang di luar ruang, serta 76,2 persen remaja terpengaruh iklan rokok di koran dan majalah. Sekitar 62,2 persen remaja memiliki kesan positif terhadap iklan rokok, 51,6 persen remaja dapat menyebutkan lebih dari tiga slogan iklan rokok, dan 50 persen remaja perokok merasa dirinya lebih percaya diri seperti yang dicitrakan iklan rokok. Bukankah pemandangan yang terlalu sering kita saksikan, sekelompok anak-anak berbaju seragam sekolah putih abu-abu atau putih biru, yang bergerombol atau naik angkot dengan nikmatnya menghisap rokok?

Komnas Perlindungan Anak mengatakan, legalisasi iklan dan promosi rokok dengan PP No 19/2003 melanggar hak-hak anak. Jika situasi iklan makin mengepung remaja seperti sekarang ini, tak ada alasan lagi, solusinya adalah total ban/ pelarangan total/boikot total.. Tetapi gugatan Komnas dan LSM lain yang peduli ancaman iklan rokok, telah ditolak oleh MAHKAMAH KONSTITUSI (!) pada bulan September 2009 lalu, dengan alasan : Negara tidak bisa membatasi suatu perusahaan untuk mempromosikan produknya. Keputusan ini dapat dinilai hanya semata-mata kesimpulan legal formal saja, tanpa memperhatikan kepentingan umum, terutama tentang menjaga dari ancaman kesehatan, khususnya bagi generasi bangsa yang akan datang. Padahal hukum dibuat untuk melindungi kepentingan umum !

Pemerintah kita memang berketetapan memberi kelonggaran bagi produsen rokok, dengan alasan : menampung tenaga kerja (Catatan IDI (Ikatan Dokter Indonesia tenaga kerja di industri rokok hanya 1% dari seluruh pekerja), melindungi petani tembakau agar terjamin pemasarannya, memberi pemasukan uang ke Negara ( target cukai tahun 2010 hanya: 57 trilyun dari kira-kira 1500 trilyun pemasukan Negara. Cukai itupun termasuk cukai alcohol dan barang lainnya)

Untuk lebih melindungi produsen dan perokoknya, pemerintah Indonesia  belum juga mau meratifikasi Konvensi Antirokok atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) yaitu suatu hukum internasional dalam pengendalian masalah tembakau. Konvensi ini telah disepakati secara aklamasi dalam sidang WHO tahun 2003. Indonesia adalah satu-satunya negara di Asia Pasifik yang tidak menandatangani dan belum melakukan aksesi FCTC.

WHO memperkenalkan paket intervensi kebijakan efektif pengendalian tembakau yaitu:

1. meningkatkan pajak dan harga produk tembakau, 2. melarang iklan, promosi dan sponsor rokok, 3. perlindungan dari paparan asap rokok, 4. peringatan bahaya tembakau, 5. pertolongan pada yang ingin berhenti rokok, dan 6. memonitor penggunaan tembakau dan kebijakan pencegahan.

Industri rokok di Indonesia mendapat berbagai kemudahan dibanding rekannya di negara lain. Cukai yang dikenakan paling rendah; hanya 35% ( mau dinaikkan?), sedang dinegara lain banyak yang sudah mengenakan cukai 75%, pembatasan kandungan tar/nikotin tidak ada, sedangkan negara lain ditentukan sampai batas minimal. Sehingga rokok produk negeri kita yang di export keluar negeri harus mematuhi ketentuan di negeri tujuan export, jadi produknya lain daripada yang dijual didalam negeri.

Bayangkan berapa pengangguran yang akan tercipta dari hulu sampai hilir akibat berhentinya industry rokok dlm negeri?

Rebutan Baju 63 orang tewas


LUCKNOW – Darah mengalir di sebuah kuil di India. Sedikitnya 63 orang tewas mengenaskan. Mereka terinjak-injak saat ribuan orang berebut baju dan alat-alat rumah tangga gratis dalam sebuah festival keagamaan. Seorang pejabat senior pemerintah lokal Asho Kumar menyatakan, 44 orang lainnya mengalami luka-luka.

Saat insiden itu terjadi, sekitar 8.000 orang memadati Kuil Ram Janki untuk merayakan sebuah acara keagamaan. Kuil itu milik tokoh pemimpin religius setempat, Kripalu Maharaj. Dia memperingati setahun kematian istrinya. Nah, ribuan petani dan penduduk desa itu berkumpul sejak siang di kuil untuk mendapatkan barang-barang gratis.

Energi massa yang berdesakan tersebut sangat kuat hingga merobohkan pagar halaman kuil di Kota Kundi, 180 kilometer tenggara Lucknow, ibu kota Negara Bagian Uttar Pradesh, itu.

Tak pelak, ribuan orang tersebut panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri. Selain tertimpa pagar besi raksasa, korban berjatuhan karena terinjak-injak pengunjung lain. Ambulans dan tim medis segera menuju lokasi untuk menyelamatkan para korban.

Brij Lal dari kepolisian setempat mengatakan, pada sore hari aparat telah mengamankan halaman kuil dan mulai mengidentifikasi jenazah. ”Jumlah korban mungkin masih bisa bertambah. Sebab, sejumlah orang yang terluka kritis,” jelasnya seperti dikutip Associated Press.

Polisi terus mencari korban yang mungkin masih terjebak di dalam reruntuhan tembok. Sementara itu, ratusan orang bergerombol di luar rumah sakit setempat untuk menunggu kabar nasib anggota keluarga mereka.

Sebagian korban tewas dalam tragedi memilukan itu adalah anak-anak. Di antaranya, Runjana, 7. Menurut Gudal, orang tuanya, putri mungilnya itu datang ke kuil karena penasaran melihat orang menyerbu kuil. ”Dia hanya melihat-lihat untuk mencari tahu apa yang terjadi di sana,” ujar Gudal, 38.

Kericuhan di dalam kuil memang kerap terjadi di India. Ribuan orang selalu memadati festival keagamaan. Kerumunan di lokasi yang relatif kecil itu sulit terkontrol oleh aparat keamanan.

Pada Oktober 2008, lebih dari 200 orang tewas juga dalam momen serupa di sebuah kuil Hindu di daerah pedalaman di kaki bukit Gunung Himalaya. Insiden tersebut terjadi saat 12 ribu orang merayakan festival Hindu di Kota Jodhpur, Negara Bagian Rajashtan. Saat itu dilaporkan, setidaknya 60 orang juga mengalami luka-luka. (Jawapos 6 Maret 2010)

abzaj korea di adobsi di sulawesi


SEOUL – Kali pertama, abjad Korea yang dikenal sebagai alfabet Hangeul segera diadopsi suku bangsa asing. Kemarin (6/8) Korea Times melaporkan bahwa suku Cia-Cia yang tinggal di Kota Bau-Bau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, Indonesia, menggunakan abjad tersebut sebagai bahasa tulis mereka.

“Mereka akan menggunakan Hangeul untuk merekam bahasa lisan suku,” ujar Profesor Lee Ho-Young dari Seoul National University seperti dilansir Agence France Presse. Menurut dia, suku minoritas yang hanya berjumlah 60.000 orang itu mengajarkan bahasa tulis dengan abjad Hangeul sejak 21 Juli lalu. Sebagai langkah awal, bahasa formal tersebut diajarkan di sekolah-sekolah.

Untuk mempermudah pembelajaran, suku Cia-Cia memakai buku panduan yang disusun Hunminjeongeum Research Institute, komunitas bahasa di Seoul. “Kini, suku Cia-Cia mampu menerjemahkan bahasa asli mereka dalam tulisan,” imbuh Lee yang ikut menyusun buku panduan tersebut. Dia menyebut pembelajaran bahasa tulis suku Cia-Cia itu sebagai kasus bersejarah bagi Korea.

Hingga kemarin, tercatat sudah 140 SMA yang terlibat dalam proyek pengenalan bahasa tulis Cia-Cia itu. Dalam buku panduan yang disusun Lee dan timnya, tertulis sejarah dan budaya suku yang sebelumnya tidak pernah punya bahasa tulis tersebut. (Jawapos 7 Agustus 2009).

Trus mereka masuk WNI apa WNA ya or WNAI?he2

BOM in Jakarta


BOM lagi…..bom lagi

rasanya negeri ini tidak pernah sepi dari kekacauan…..mulai dari bencana alam sampai bencana yg terrencana. bukankah sebuah kerugian besar bagi pelaku dan bagi korban yang belum tentu bersalah atas apa yg dilakukan semata-mata untuk kepentingan yg masih tersirat dan fuktif belaka. rangkain kejadian bom mulai dari bali sampai di jakarta dan kota-kota lain di negeri ini sebaiknya menjadi pelajaran bagi kita semua dan pemerintah yang harus lebih memperketat lagi menjaga wilayah-wilayah yg berpotensi sebagai basis konflik.

%d bloggers like this: